Home » Travel » Mongolian Cultural Center, World Taste Tour Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung

Mongolian Cultural Center, World Taste Tour Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung

Mongolian Cultural Center merupakan objek wisata baru yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Mongolian Cultural Center Dari namanya saja sudah terlihat bahwa konsep utamanya adalah menghadirkan budaya Mongolia, mulai dari pakaian hingga rumahnya yang khas.

Pusat Kebudayaan Mongolia Pandeglang. Google Maps. sumber: Agung Deibantoro

Kehadiran Mongolian Cultural Center juga menegaskan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung memang layak dijadikan sebagai kawasan wisata unggulan.

Perlu dicatat bahwa KEK Tanjung Lesung Banten sangat terkenal dengan keindahan alam pantainya, serta flora dan faunanya yang sangat beragam.

Kini, hadirnya Mongolian Cultural Center menjadi tanda bahwa Tanjung Lisung bukan hanya tentang keajaiban hutan dan pantai.

Lihat juga: Taman Nasional Ujung Kowloon.

Situs web Pusat Kebudayaan Mongolia

  • Lokasi Pusat Kebudayaan Mongolia terletak di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung.
  • Alamat Pusat Kebudayaan Mongolia terletak di Desa Tanjungjaya, Provinsi Panimbang, Kabupaten Panimbang, Provinsi Banten.
Simak :   16 Pemula Wajib Membawa Perlengkapan Mendaki (Tips)

Lihat juga: Pantai Tanjung Lesung

gerbang pusat budaya mongolia
Portal Pusat Kebudayaan Mongolia. Google Maps. sumber: Brenda I

Jika keluar dari DKI Jakarta, jarak ke pusat kebudayaan Mongolia Pandeglang Banten sekitar 188 kilometer, dan waktu tempuh sekitar 4,5 jam.

Tentu saja karena lokasinya yang berada di ujung barat pulau Jawa. Oleh karena itu, disarankan bagi Anda yang berasal dari luar Pandeglang untuk merencanakan kunjungan wisata ke tempat lain.

Itinerary minimal 2 hari 1 malam untuk pemulihan dari tempat wisata yang dekat dengan Mongolian Cultural Centre. Seseorang mengunjungi Pantai Tanjung Lesung.

Baca Juga : 13 Destinasi Wisata Di Banten Dan Sekitarnya

Biaya Masuk Pusat Kebudayaan Mongolia

  • Tiket Masuk Mongolian Culture Center Rp. 10.000 per orang.
  • Anda dapat menyewa pakaian dari pusat budaya Mongolia Rp. 50000.
  • Sewa Pakaian Raja dan Putri dari Mongolian Cultural Center Rp. 100.000.

Jam kerja Pusat Kebudayaan Mongolia

  • Pusat Kebudayaan Mongolia buka dari pukul 9:00 hingga 17:00.
  • Pusat Kebudayaan Mongolia beroperasi setiap hari.

Fasilitas Pusat Kebudayaan Mongolia

Fasilitas Pusat Kebudayaan Mongolia
Fasilitas Pusat Kebudayaan Mongolia. Google Maps. sumber: Pusat Kebudayaan Mongolia

Fasilitas wisata di Mongolian Culture Centre adalah sebagai berikut:

  • tempat parkir,
  • toilet,
  • permainan yang menyenangkan,
  • Situs Mongolia untuk selfie,
  • area pemotretan
  • menunggang kuda,
  • Penyewaan busana.

Pusat Kebudayaan Mongolia yang Menarik

1. Kegembiraan Mughal

Harta Mongolia
harta Mongolia. Google Maps. sumber: Pusat Kebudayaan Mongolia

Daya tarik utama dari Mongolian Cultural Center tentu saja nuansa tanah Mughal. Bahkan bahannya, bahkan kostumnya dikirim langsung dari negeri Mughal.

Arsitek Tur Pusat Kebudayaan Mongolia juga merupakan penduduk asli Mongolia. Pengunjung dapat berfoto selfie di dekat patung sosok Mughal, dan memasuki rumah berbentuk tenda khas Mongolia.

Di dalam rumah ada persewaan busana Mongolia. Mulai dari pakaian orang biasa hingga kostum para putri dan raja-raja Mughal.

Etnis Mongolia memiliki gaya hidup nomaden. Hal ini berdampak pada konsep akomodasi juga. Dan juga ingat bahwa tanah Mughal sangat besar, tetapi populasinya sangat kecil.

2. Permainan lainnya

berkuda
kereta berkuda. Google Maps. sumber: Pusat Kebudayaan Mongolia

Daya tarik selanjutnya dari pusat budaya Mongolia adalah permainan lainnya seperti area panahan dan berkuda. Permainan tersebut disesuaikan dengan konsep adat masyarakat Mughal.

Sekilas Tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung

Kawasan ekonomi khusus khususnya di bidang pariwisata, status ini pertama kali diraih oleh KEK Tanjung Lesung, tepatnya pada Februari 2015.

Menentukan situasi ini tentu saja sangat wajar. Salah satunya adalah pesona alamnya yang mampu menarik minat wisatawan lokal, nasional maupun internasional.

Bahkan ke depan, KEK Tanjung Lesung diharapkan mampu menangkap andil atau kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional, khususnya sektor pariwisata.