Home » Travel » Masjid Saka Tongal, Tempat Wisata Religi di Banyumas

Masjid Saka Tongal, Tempat Wisata Religi di Banyumas

Terletak di desa wisata Cikakak, Masjid Saka Tunggal yang bernama Masjid Baitussalam menjadi tempat wisata religi yang banyak dikunjungi orang ketika datang ke Kabupaten Banyumas atau Purwokerto.

Selain sebagai tempat wisata religi, Masjid Saka Tongal juga bisa dijadikan sebagai tempat wisata sejarah karena keberadaannya sudah ada sejak dulu.

Masjid bersejarah di Banyumas. Google Maps. sumber: kepuasan dinasti

Sejarah Masjid Saka Tongal

Masjid Saka Tunggal Baitussalam berdiri sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit yang berdiri pada abad ke-12 M atau sekitar tahun 1288 M. Masjid bersejarah ini didirikan oleh KH Mustholih atau Kyai Toleh, salah satu tokoh berpengaruh pada masanya.

Masjid Saka Tongal memiliki banyak keunikan, salah satunya padat dengan prasasti Jawa. Yang membedakan dengan Masjid Saka Tongal Banyumas lainnya adalah memiliki empat paviliun yang terbuat dari kayu, melambangkan filosofi “Lima Gerbang Kiblat Bansar” yang berarti empat mata angin dan satu pusat.

Simak :   Situs Batur Agung, Wisata Sejarah Unik Banyumas

Lihat juga: danau sunyi

Masjid Saka Tongal memiliki tradisi yang unik dan masih dilestarikan hingga saat ini, yaitu:

  • kenangan bersama
  • Pakaian khusus untuk pemimpin salat dan muadzin.
  • meniru empat muazin,
  • Sholat berjamaah
  • Tidak menggunakan pengeras suara dan
  • ritual ganti jaro.

Untuk menjaga keaslian Masjid Saka Tunggal, Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa Masjid Saka Tunggal Cikakak merupakan situs/situs cagar budaya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992.

Situs Masjid Saka Tangal

  • Alamat Masjid Saka Tunggal terletak di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
  • Lokasinya terasa di tengah pedesaan.
Lokasi Masjid Al-Saqqa saja
Lokasi Masjid Al-Saqqa sendiri adalah Google Maps. sumber: Dinporabudpar Banyumas

Masjid Saka Tunggal terletak 28 km dari pusat kota Purwokerto atau Banyumas, dan memakan waktu sekitar satu jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua atau empat.

Dari Alun-alun Banyumas ikuti Jalan Jaya Serayu, Mroyong, Sudagaran, Kabupaten Banyumas hingga Jalan Budi Otomo sejauh 550 meter. Kemudian dilanjutkan ke Jalan Raya Patikraja, Kebasen hingga Jalan Raya PUK Kebasen.

Menginap di Jalan Raya PUK Kebasen sejauh 3,3 km ke Cindaga. Kemudian ikuti Jalan Nasional III menuju Winduraja Wetan sejauh 17,9 km. Kemudian Anda akan masuk J Masjid Raya Saka Tongal di Desa Jicacak.

Lihat juga: Mandi telur Baturadin

Jam kerja Masjid Saka Tongal

  • Anda dapat mengunjungi Masjid Saka Tongal setiap hari dari Senin hingga Minggu
  • Pukul 07.00 s/d 17.00 WIB.

Harga Tiket Masjid Saka Tongal

Tidak ada biaya tiket khusus yang harus Anda keluarkan jika ingin berwisata religi ke Masjid Saka Tongal.

monyet ekor panjang
Monyet ekor panjang. Google Maps. sumber: ristia prastica

Fasilitas Masjid Saka Tongal

Beberapa fasilitas yang bisa Anda temukan saat mengunjungi Masjid Saka Tongal antara lain:

  • tempat parkir
  • toilet
  • Tempat ibadah yang nyaman dan bersih
  • Petilasan Kyai Tole

Daya tarik satu masjid

1. Arsitektur masjid filosofis yang unik

Pembangunan Masjid Saka Tongal berbeda dengan masjid-masjid modern saat ini yang identik dengan arsitektur megah dan megah.

Dari luar, bangunan Masjid Saka Tongal sangat sederhana namun sangat luas. Anyaman bambu mendominasi dinding Masjid Saka Tongal dan dihiasi motif bunga dan kaligrafi di setiap dindingnya.

Ciri yang paling khas dari masjid ini adalah adanya julukan tiang tunggal yang permanen yang melambangkan keesaan Tuhan. Di tengah masjid ada tiang tinggi ini. Selain itu, terdapat ukiran tokoh-tokoh yang menandakan berdirinya masjid ini.

Masjid Al Mufrad
Masjid Al-Mufrad. Google Maps. sumber: Datuk Kalo

Lihat juga: hutan petualangan baturraden

2. Tradisi ganti Garo

Merubah tradisi Garo merupakan tradisi atau ritual penggantian gar atau pagar bambu yang selalu dilakukan secara turun temurun selama ratusan tahun.

Pagar bambu diganti dari belakang masjid hingga ke puncak bukit, tempat Kyai Toli Patilasan berada.

Kyai Tole sendiri merupakan tokoh penyebar agama Islam di wilayah ini. Tradisi ini dilakukan setiap tahun pada tanggal 27 Rajab. Pengerjaan mengganti tetangga harus diselesaikan sebelum adzan zuhur dikumandangkan.

3. Kyai Tole Patilasan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di kawasan tersebut terdapat Masjid Saka Tunggal Patilasan Kyai Toleh. Beberapa warga percaya bahwa ini juga makam Kiai Tinggi.

Patilasan dirawat dengan baik dan dirawat oleh pengelola. Bila ingin mengunjungi Patilasan Kyai Toleh, sebaiknya cuci kaki dan tangan di sungai yang ada di tangga pertama menuju Petilasan.

wisata religi
Wisata religi. Sumber Google Maps: Khor Al Anam

Lihat juga: Dunia Kecil Baru Baturadin

4. Habitat monyet ekor panjang

Saat berkunjung ke Masjid Saka Tunggal, jangan heran jika Anda menemukan monyet ekor panjang berkeliaran di halaman masjid. Di desa Cikakak dikenal sebagai rumah bagi kera ekor panjang.

Menutup

Dilihat dari bangunannya yang terbuat dari kayu dan anyaman bambu membuat masjid ini sangat santai dan asri untuk dikunjungi.

Apalagi letaknya yang terkesan jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota, yang pasti Masjid Saka Tongal sangat cocok untuk mendekatkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ketenangan dan ketenangan hati adalah dambaan setiap orang, maka Masjid Saka Tongal bisa menjadi pilihan liburan Anda di minggu ini, kan.

Nikmati wisata religi di Masjid Saka Tongal!