Home » Tips » Cara dan Syarat Pencairan Rekrutmen JHT BPJS Online

Cara dan Syarat Pencairan Rekrutmen JHT BPJS Online

NolKoma.ID – Jaminan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan kini bisa langsung dicairkan saat pekerja mengajukan pengunduran diri dari perusahaan. Hal ini menjadi kontroversi, karena sebelumnya ada retorika bahwa JHT hanya bisa diuangkan setelah pekerja memasuki usia 56 tahun.

JHT sendiri merupakan salah satu program jaminan sosial dari pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dan ekonomi kepada masyarakat. Selain JHT, Program Jaminan Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan meliputi jaminan kematian, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

Salah satu yang menarik adalah kemudahan proses pencairan dana rekrutmen BPJS JHT. Pekerja yang terdaftar sebagai peserta Penerima Upah (PU) dapat menarik uangnya dari JHT secara online tanpa harus ke kantor cabang BPJS.

Tentunya selain praktis, cash out online juga lebih menghemat waktu dan biaya dibandingkan langsung mengunjungi website cabang. BPJS Ketenagakerjaan sendiri memberikan dua pilihan untuk proses klaim dana, Anda bisa melalui situs “lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id”.

Anda juga dapat mengunduh aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) di ponsel Anda. Namun sebelumnya ada persyaratan dokumen yang harus disiapkan sebagai berikut:

Persyaratan Dokumen Pencairan Rekrutmen Online BPJS JHT

Dirangkum dari website resmi BPJS, berikut persyaratan dokumen yang harus disiapkan oleh peserta:

  • Kartu Peserta Rekrutmen BPJS
  • KTP Elektronik
  • Buku tabungan dan rekening aktif
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Foto terbaru (tampak depan)
  • Formulir aplikasi JHT dapat diunduh melalui lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
  • Sertifikat sesuai dengan kondisi peserta. Jika mengundurkan diri atau diberhentikan, gunakan surat keterangan berhenti kerja, surat pengalaman kerja, perjanjian kerja, atau surat keputusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
  • Kemudian jika Anda pensiun, gunakan sertifikat pensiun.
  • NPWP (untuk klaim manfaat JHT dengan akumulasi saldo lebih dari Rp50 juta)
Simak :   Cara Cek dan Bayar Tagihan Listrik PLN di HP, Hindari Rumit!

Jika Anda telah mempersiapkan dan memenuhi persyaratan di atas, maka Anda dapat melanjutkan ke proses penukaran sebagai berikut:

Cara mencairkan lowongan kerja BPJS JHT secara online melalui website

Cara pertama adalah mengakses situs resmi ‘lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id’, sebagai berikut:

  1. Silahkan kunjungi lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Lengkapi data NIK Anda, nama lengkap dan nomor keanggotaan
  3. Sistem akan melakukan verifikasi data otomatis
  4. Setelah verifikasi, peserta akan diarahkan untuk melengkapi data sesuai petunjuk yang muncul di portal
  5. Kemudian unggah dokumen yang diperlukan
  6. Peserta yang berhasil menyelesaikan proses akan mendapatkan notifikasi yang berisi jadwal dan informasi kantor cabang
  7. Siapkan berkas asli karena peserta akan dihubungi melalui video call untuk proses wawancara sesuai jadwal di pemberitahuan
  8. Tunggu proses wawancara selesai
  9. Jika demikian, hanya perlu beberapa saat untuk proses aplikasi disetujui, dan kemudian dana JHT dikirim melalui rekening terlampir.

Selain menggunakan website, peserta juga dapat melakukan penarikan dana melalui aplikasi JMO. Aplikasi ini tersedia secara gratis dan dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.

Cara mencairkan Rekrutmen BPJS JHT Online dengan Aplikasi JMO

Sebelum itu, peserta harus mendaftar akun di aplikasi seluler JMO, dan hanya perlu mengatur nomor kartu NIK dan BPJS mereka bersama dengan akun email yang aktif. Kemudian ikuti langkah-langkah ini:

  1. Buka aplikasi JMO di ponsel Anda
  2. Setelah itu pilih “Buat akun baru”
  3. Kemudian pilih kewarganegaraan Indonesia
  4. Selanjutnya pilih kolom hijau “Ya, saya sudah daftar” jika sudah memiliki kartu BPJS
  5. Kemudian pilih jenis posting. Misalnya, penerima upah
  6. Kemudian lengkapi data diri seperti NIK, Nomor Kartu Peserta Rekrutmen BPJS, Nama sesuai KTP, Tanggal Lahir
  7. Selanjutnya, klik Berikutnya di kolom bawah
  8. Masukkan alamat email yang aktif
  9. Kemudian masukkan kode verifikasi yang dikirim melalui email
  10. Selanjutnya, masukkan nomor ponsel yang aktif untuk membuat akun, lalu masukkan kembali kode verifikasi SMS
  11. Buat kata sandi 8 karakter, lalu masukkan lagi untuk mengonfirmasi kata sandi
  12. Kemudian klik Berikutnya. Dan Anda akan menerima notifikasi pendaftaran berhasil di aplikasi JMO
Simak :   Cara mengubah akun Instagram pribadi menjadi akun bisnis

Jika sudah, Anda bisa memilih menu “Update Data” tepat sebelum proses pengajuan penukaran pulsa BPJS. Ikuti prosesnya sampai semua data pribadi selesai. Persyaratan dokumen yang harus disiapkan juga sama, yaitu KTP, NPWP, rekening bank yang aktif, rekening email dan nomor telepon untuk foto Anda.

Baca juga:

Bagi peserta yang telah menyelesaikan proses update data di aplikasi JMO, berarti sudah bisa mencairkan pulsa BPJSnya. Silakan ikuti langkah-langkah ini:

  1. Buka opsi “Garansi Usia” di halaman utama
  2. Pilih “Prompt JHT”
  3. Lengkapi informasi pribadi Anda dengan benar
  4. Ambil selfie sesuai petunjuk
  5. Kemudian lengkapi informasi yang diperlukan lagi
  6. Jika sudah, tunggu sampai proses pengajuan klaim BPJS disetujui

Nantinya, jika klaim Saldo BPJS berhasil, akan langsung dikirimkan ke nomor rekening terlampir. Proses ini dapat terjadi pada hari yang sama atau maksimal 3 hari kerja.